Home » » Aspire 2920

Aspire 2920

Tidak terasa sudah hampir satu tahun saya menggunakan laptop kesayangan saya Acer Aspire 2920. Pada awal orang tua saya membeli laptop ini dengan harga kurang lebih lima jutaan di awal tahun 2009. Pada saat itu kondisi laptop secara fisik memang cukup baik. Dengan kemampuan dan spesifikasi yang cukup mumpuni untuk sekelas anak kuliahan. Dengan Spesifikasi:


Battery :
  • Battery type included Lithium-ion
  • Claimed battery life 4.5 hours
Connectivity :
  • Network interface 10/100/1000 LAN, Bluetooth, 802.11a, 802.11b, 802.11g, 802.11n
  • Dialup modem Yes
  • USB ports 3
  • S-Video Yes
  • VGA Yes
  • DVI No
  • HDMI No
Display :
  • LCD technology WXGA
  • Natural resolution (max) 1200 x 800 pixels
  • Diagonal screen size 12.1 inch
Drives

  • Primary hard drive 160 GB
  • Optical drive DVD-RW
General

  • Dimensions (H x W x D) 42 x 304 x 223 mm
  • Weight 1.95 kg
  • Laptop type Ultraportable
Graphics

  • Amt of video RAM 358 MB
  • Graphics hardware Intel Graphics Media Accelerator X3100
Memory

  • Amt of RAM 2GB
  • RAM type DDR2-667
  • Memory card reader Yes
Other

  • Motherboard chipset Intel 965GM
  • Integrated webcam Yes
  • TV tuner No uh
Processor

  • Processor type Intel Core 2 Duo
  • Processor speed 2.0 GHz
Software

  • Operating system Windows Vista Home Premium
Sound

  • Embedded stereo speakers Yes
  • Digital audio output No


Lumayan kan? Namun pada awal mula saya menggunakan laptop ini ada sedikit kendala yang cukup merogoh kocek. Yaitu laptop saya sering mati mendadak kemudian timbul tulisan di layar biru atau istilahnya Blue Screen atau BSOD ( Blue Screen Of Dead ). Pertama saya kira itu dikarenakan ada sistem yang salah atau ada driver yang tidak kompatible. Namun setelah saya konsultasi dengan teman-teman yang sudah sering berkutat di dunia ini. Mereka mengatakan Blue screen biasanya dikarenakan Memory/RAM (Random Akses Memori) yang mengalami kerusakan atau cacat. Itu dikarenakan Aser Aspire 2920 ini menggunakan RAM 2GB namun dengan satu slot. padahal dalam MB nya tersedia dua Slot. Itu yang biasanya membuat RAM menjadi cepat rusak. Akhirnya atas Anjuran teman saya kemudian membeli RAM dengan kapasitas 2GB. Kamudian saya sandingkan dengan RAM yang lama soalnya menurut saya RAM saya itu belum rusak karena masih baru. Namun setelah saya coba masih saja saya mengalami Blue Screen dan akhirnya saya memutuskan untuk menggunaka satu RAM saja. Dan akhirnya alhamdulillah laptop saya masih bertahan sampai sekarang.

0 comments:

Post a Comment

Berikan Komentar Anda

Comment

Twitter

 
Support : Bang Eceng | Adhittia_Egha | Ngampoor
Copyright © 2013. Ngampor - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template